SUARA TABAOS ONLINE


ARTIKEL LAIN

Deskripsi gambar

Kamis, 04 Juni 2026

Aktor Pengrusakan Pospol Laala Dan Pembakaran Kedai Milik Oknum Anggota Polisi Masih Berkeliaran, Muhammad Andi Bali Desak Polres SBB Tangkap Pelaku

Juni 04, 2026

Foto : Aktor Pengrusakan Pospol Laala Dan Pembakaran Kedai Milik Oknum Anggota Polisi Masih Berkeliaran, Muhammad Andi Bali Desak Polres SBB Tangkap Pelaku

Piru
, suaratabaosonline.com - Muhammad Andi Bali, S.H., mendesak Polres Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) agar segera melakukan penangkapan terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik insiden penyerangan dan perusakan Pos Polisi Subsektor Laala serta pembakaran sebuah kedai milik anggota Bhabinkamtibmas.


Pernyataan tersebut disampaikan Andi Bali saat berada di depan Mapolres SBB pada Kamis, 4 Juni 2026. 


Menurutnya, peristiwa yang menimpa fasilitas negara dan aset milik anggota kepolisian tersebut diduga tidak terjadi secara spontan, melainkan atas perintah dari pihak tertentu.


"Kami telah bersepakat untuk melakukan aksi besar-besaran di depan Kantor Polres SBB apabila aparat kepolisian tidak bekerja keras dan bergerak cepat untuk mengusut serta menangkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut," tegas Andi Bali.


Ia mengaku telah menerima informasi dari sejumlah saksi yang mengarah kepada beberapa orang yang diduga memberikan perintah saat kejadian berlangsung.


Di tempat yang sama, Aldi Jepang menyatakan bahwa tidak semua warga dan pemuda Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, memiliki karakter yang kejam sebagaimana tergambar dalam peristiwa tersebut.


"Saya sangat terkejut ketika mendengar Pos Polisi ikut diserang hingga mengalami kerusakan, bahkan kedai milik anggota kepolisian juga terbakar. Selama ini saya melihat masyarakat dan pemuda Dusun Tanah Goyang tidak sekejam itu," ujarnya.


Aldi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi, aksi tersebut diduga terjadi setelah adanya perintah dan komando dari beberapa orang yang berada di lokasi kejadian.


 Menurutnya, para saksi menyebut adanya instruksi untuk menyerang, merusak, dan membakar yang kemudian memicu tindakan massa.


Namun demikian, Aldi menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan keterangan para saksi yang perlu dibuktikan lebih lanjut melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh pihak kepolisian.


"Dari keterangan para saksi itulah saya memahami mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi. Saya yakin tidak semua warga Dusun Tanah Goyang memiliki watak seperti itu. Hanya ada beberapa orang yang selama ini dikenal sering membuat masalah dan berada dalam lingkaran kelompok tertentu," katanya.


Aldi juga menyatakan keyakinannya bahwa aparat kepolisian yang telah lama bertugas di wilayah tersebut memahami karakter masyarakat setempat dan mengetahui pihak-pihak yang selama ini diduga kerap menjadi pemicu berbagai persoalan di tengah masyarakat.


Sementara itu, Andi Bali kembali menegaskan permintaannya kepada Polres SBB agar segera mengambil langkah tegas dan cepat untuk mengusut tuntas kasus tersebut.


"Saya meminta kepada Polres Kabupaten Seram Bagian Barat agar segera mengusut tuntas dan menangkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor di balik kejadian ini. Akibat peristiwa tersebut, kondisi di Dusun Tanah Goyang saat ini terlihat tegang dan masyarakat semakin resah," ujarnya.


Menurut Andi Bali, penegakan hukum yang cepat dan tegas akan membantu memulihkan situasi keamanan dan ketertiban di Dusun Tanah Goyang.


"Saya yakin apabila pihak kepolisian mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, maka kondisi di Dusun Tanah Goyang akan kembali normal dan masyarakat dapat menjalani aktivitasnya dengan aman dan tenang," tutup Andi Bali. (Tim) 

Selengkapnya

Satreskrim Polres SBB Gerak Cepat, 6 Tersangka Sudah Diamankan Terlibat Bentrok Di Tanah Goyang Berujung Pembacokan

Juni 04, 2026

Foto : Satreskrim Polres SBB Gerak Cepat, 6 Tersangka Sudah Diamankan Terlibat Bentrok Di Tanah Goyang Berujung Pembacokan

Piru
, suaratabaosonline.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Seram Bagian Barat telah melakukan penahanan terhadap enam tersangka yang terlibat dalam rangkaian kasus kekerasan antarwarga yang terjadi di wilayah Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat. Keenam tersangka diduga terlibat dalam tiga peristiwa yang terjadi secara beruntun dan saling berkaitan antara warga Dusun Tanah Goyang dan warga Desa Ariate.


Berdasarkan hasil penyelidikan, rangkaian kejadian bermula saat seorang warga Desa Ariate bernama Arinando Pesireron melintas dari arah Desa Luhu menuju Desa Ariate. Di tengah perjalanan, korban dicegat oleh sekitar lima orang warga Dusun Tanah Goyang. Pertemuan tersebut sempat diwarnai adu mulut yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban yang diduga dilakukan oleh tiga pelaku berinisial R.S. (21), S.H. (20), dan S.S. (23). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan selanjutnya menghubungi warga Desa Ariate lainnya untuk meminta bantuan.


Merasa tidak terima atas kejadian yang menimpa Arinando Pesireron, sejumlah warga Desa Ariate kemudian mendatangi wilayah perbatasan Dusun Tanah Goyang dan Dusun Siaputih untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, kedatangan mereka justru memicu ketegangan baru antara kedua kelompok warga.


Di lokasi tersebut kembali terjadi adu mulut yang berujung pada aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam. Dalam peristiwa kedua ini, dua warga Dusun Tanah Goyang berinisial A.D. alias A. (21) dan B.S. alias E. (34) diduga melakukan penyerangan terhadap Arinando Pesireron dan Vino Kakihary menggunakan senjata tajam sehingga menyebabkan keduanya mengalami luka-luka.


Ketegangan yang terus berlanjut kemudian memicu terjadinya peristiwa ketiga yang juga berlangsung di wilayah perbatasan Dusun Tanah Goyang dan Dusun Siaputih. Dalam kejadian tersebut, Rafly Bofakar mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam.


Peristiwa itu terjadi saat Rafly Bofakar bersama Kepala Dusun Tanah Goyang Jusmin Papalia, Kepala Pemuda Sardi Loilatu, dan Amir Rahayaan hendak menuju Pos Pol Subsektor La'ala untuk melaporkan kejadian penganiayaan yang sebelumnya terjadi. Namun, dalam perjalanan mereka mendengar suara keributan dari arah Pos Pol Subsektor La'ala sehingga memutuskan untuk berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan.


Tidak lama kemudian, mereka mendengar suara sejumlah sepeda motor yang bergerak dari arah Pos Pol Subsektor La'ala menuju Dusun Tanah Goyang. Menyadari situasi yang berpotensi membahayakan, mereka berupaya memutar arah untuk menyelamatkan diri. Akan tetapi, kondisi kendaraan yang digunakan membuat upaya tersebut tidak dapat dilakukan dengan cepat.


Dalam situasi tersebut, Rafly Bofakar yang saat itu dibonceng oleh Kepala Dusun Jusmin Papalia akhirnya turun dari sepeda motor dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju arah Dusun Tanah Goyang hingga terpisah dari kedua rekannya. Sementara itu, Amir Rahayaan lebih dahulu meninggalkan lokasi menuju dusun.


Setelah situasi mulai mereda, Jusmin Papalia kembali ke lokasi untuk mencari Rafly Bofakar. Setibanya di tempat kejadian perkara, ia sempat memanggil korban dan tidak lama kemudian melihat Rafly keluar dari parit dalam kondisi berlumuran darah. Korban kemudian segera dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Tanah Goyang untuk mendapatkan perawatan medis.


Berdasarkan hasil penyidikan, korban diketahui mengalami luka akibat serangan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh tersangka berinisial F.K. (22). Keterangan korban yang diperoleh penyidik juga menjadi bagian dari rangkaian alat bukti dalam proses pengungkapan perkara tersebut.


Atas rangkaian peristiwa tersebut, penyidik Satreskrim Polres Seram Bagian Barat telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, yakni R.S. (21), S.H. (20), S.S. (23), A.D. alias A. (21), B.S. alias E. (34), dan F.K. (22). Seluruh tersangka kini telah dilakukan penahanan guna kepentingan proses penyidikan dan penegakan hukum lebih lanjut.


Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan rangkaian kejadian tersebut berawal dari perselisihan yang dipicu oleh tindakan sejumlah warga yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras hingga kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan yang terjadi secara berulang.


"Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat bahwa konsumsi minuman keras dan penyelesaian masalah dengan cara kekerasan hanya akan menimbulkan korban serta memperbesar konflik. Kami telah melakukan penahanan terhadap enam tersangka dan memastikan seluruh proses hukum berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas AKBP Andi Zulkifli.


Kapolres menambahkan bahwa penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian guna mengungkap secara menyeluruh pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.


"Proses penyidikan masih terus berjalan. Tidak menutup kemungkinan dari hasil penyidikan maupun pengembangan kasus akan ditemukan pelaku-pelaku lainnya yang turut terlibat dalam rangkaian tindak pidana ini. Apabila ditemukan bukti yang cukup, maka setiap pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai peran dan perbuatannya masing-masing. Polres Seram Bagian Barat berkomitmen untuk mengungkap perkara ini secara tuntas demi memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak," tambah AKBP Andi Zulkifli.


Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang berpotensi memicu konflik, menghindari konsumsi minuman keras, serta menyerahkan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum agar diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku demi menjaga kondusivitas wilayah. (Red) 

Selengkapnya

Rabu, 03 Juni 2026

Ekonomi Desa Di Perkuat, Kemendes RI Tinjau Peran BUMDes Dan Produk Unggulan Negeri Layeni

Juni 03, 2026

Foto : Ekonomi Desa Di Perkuat, Kemendes RI  Tinjau Peran BUMDes Dan Produk Unggulan Negeri Layeni

Masohi
-, suaratabaosonline.com - Ekonomi desa di Perkuat, kemendes republik indonesia (RI) tinjau peran BUMDes dan produk unggulan negeri layeni. 


Terkait hal itu, Koordinator provinsi program transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) maluku bersama Tim direktorat jenderal pengembangan ekonomi dan investasi desa (PEID) kementerian desa republik indonesia melakukan monitoring pelaksanaan Program TEKAD di negeri layeni, kecamatan teon nila serua (TNS), kabupaten maluku tengah,pada  rabu pekan kemarin (3/6/2026).


Kegiatan itu sebagai bukti dan atensi pemerintah pusat yang di laksanakan di balai negeri layeni difokuskan pada pengembangan produk unggulan desa sebagai salah satu strategi peningkatan ekonomi masyarakat dan kemandirian desa.


Monitoring yang di lakukan tim dalam kajian terhadap berbagai aspek yang mendukung pengembangan produk unggulan desa.


Dalam hasil pengkajian tersebut ada beberapa poin yang menjadi perhatian khusus antara lain dukungan pemerintah negeri layeni dalam mendorong pengembangan produk unggulan, identifikasi kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peran BUMDes dalam pengembangan usaha desa, unit-unit usaha yang telah dikembangkan, serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan asli desa (PAD).


Disaat tim berdialog langsung dengan pemerintah negeri, pengurus BUMDes, kelompok usaha masyarakat, serta para pelaku ekonomi desa guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait perkembangan program dan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi secara langsung di lapangan.


Koordinator Program TEKAD Maluku menjelaskan bahwa "monitoring ini merupakan bagian dari upaya memastikan program yang dijalankan untuk  mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,-


Menurut kordinator, pengembangan produk unggulan desa harus didukung oleh tata kelola kelembagaan yang baik,mampuh berinovasi dalam pengembangan usaha, serta sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat agar bisa menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan."tegasnya 


Sementara itu,kepala pemerintahan negeri (KPN) layeni, Roi Tewernusa, menyampaikan "apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Program TEKAD serta kementerian desa RI terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di negeri layeni.'ungkapnya


ADVERTISEMENT

“Kehadiran tim TEKAD maluku dan tim dirjen PEID kemendes RI menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi unggulan yang dimiliki oleh Negeri Layeni,”ujar Tewernusa.


“Pemerintah negeri berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada BUMDes dan kelompok-kelompok usaha masyarakat agar produk unggulan desa dapat berkembang, memiliki daya saing, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.


Ia juga menambahkan, penguatan BUMDes menjadi salah satu fokus bagi pemerintah negeri karena lembaga itu,memiliki peran strategis dalam mengelola potensi ekonomi desa dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa.


“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, BUMDes dapat semakin profesional dalam mengelola unit-unit usaha yang ada sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” jelasnya 


Ia juga mengatakan"Melalui kegiatan monitoring ini, akan berdampak positif dalam berbagai rekomendasi yang dihasilkan kiranya dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan bagi Pemerintah Negeri Layeni dalam memperkuat pengembangan produk unggulan desa serta meningkatkan mutu di dan kontribusi di semua sektor usaha desa terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat-


Lebih lanjut Tewernusa menjelaskan bahwa, Pemerintah Negeri Layeni terus mendorong inovasi pengolahan produk unggulan berbasis potensi lokal, khususnya ubi jalar yang selama ini menjadi komoditas andalan masyarakat,-


Melalui BUMDes  Nkamorita Layeni, kami tidak hanya menjual ubi jalar dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga terus berinovasi menciptakan berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah ekonomi bagi kemakmuran rakyat negeri layeni itu adalah harapan kami".tutup kpn negeri layeni Roi Tewernusa (LL,01)

Selengkapnya

SMK Negeri 4 Maluku Tengah Gelar Panen Raya Jagung Seluas 3 Hektar

Juni 03, 2026

Foto : SMK Negeri 4 Maluku Tengah Gelar Panen Raya Jagung Seluas 3 Hektar 

Makariki
-,Suaratabaosonline.com - SMK negeri 4 maluku tengah gelar panen raya jagung seluas 3 hektar, Hal itu merupakan pencapaian signifikan dalam mendukung ketahanan pangan daerah kabupaten maluku tengah kegiatan di laksanakan  pada Rabu 3/6/2026


Pihak sekolah melaksanakan panen raya jagung di atas lahan seluas 3 hektar yang berlokasi di Negeri Makariki.


Kegiatan tersebut di dihadiri langsung oleh Ketua dprd kabupaten maluku tengah, herry Men Carl Haurissa, dinas tanaman pangan dan Hortikultura, perwakilan dinas pendidikan provinsi, serta jajaran akademik smk negeri 4 maluku tengah.


Kepala smk negeri 4 maluku tengah,herens e luturmas, menegaskan bahwa hasil panen raya ini diprioritaskan sebagai bahan baku utama pembuatan pakan ternak. 


Langkah ini diambil untuk menekan ketergantungan peternak lokal terhadap pasokan pakan dari luar daerah yang memakan biaya logistik tinggi.


"Selama ini kebutuhan pakan ternak di maluku tengah harus dipesan dari luar daerah, sehingga memberatkan para peternak lokal. Banyak Bundes yang kini aktif mengembangkan ayam potong dan petelur mengeluhkan mahalnya biaya suplai pakan," ujar Herens.


Ia menambahkan,smk negeri 4 maluku tengah sebenarnya telah memiliki mesin produksi pakan ternak yang lengkap sejak tahun 2023. 


Namun, selama ini pemanfaatannya belum maksimal. Ke depannya, sekolah siap menjadi pusat produksi pakan ternak guna memenuhi kebutuhan Bundes di wilayah tersebut.


"Melalui momentum ini, kami ingin menunjukkan bahwa smk tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga siap menjadi motor penggerak ketahanan pangan di kabupaten maluku tengah," tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Herens juga menyampaikan komitmen sekolah untuk terus mengembangkan sektor pertanian. Untuk mengoptimalkan penggarapan lahan yang luas, sekolah sangat membutuhkan modernisasi alat.


Secara simbolis, pihak sekolah menyerahkan proposal permohonan bantuan alat mesin pertanian berupa satu unit traktor roda empat kepada Kepala dinas tanaman pangan dan hortikultura kabupaten maluku tengah.


Ketua DPRD Maluku Tengah, Herry Men Carl Haurissa, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan oleh smk negeri 4 maluku tengah. 


Menurutnya,smk merupakan lembaga strategis yang mampu menyandingkan keahlian praktis dengan kebutuhan riil masyarakat.


"SMK negeri 4 adalah lembaga strategis yang menyiapkan tenaga kerja dengan keterampilan praktis di bidang peternakan dan pertanian. Ini bukan sekadar soal nilai akademik, tetapi tentang bagaimana sekolah bersentuhan langsung dengan pekerjaan lapangan," ungkap Herry.


Herry juga menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendukung fasilitas pendidikan vokasi. 


Meskipun demikian secara kewenangan berada di bawah naungan provinsi, ia menegaskan bahwa keberadaan smk negeri 4 telah memberikan manfaat positif langsung bagi masyarakat maluku tengah 


"Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah provinsi dan pemerintah daerah  menjadikan fasilitas untuk menunjang sektor pertanian dan perikanan 


Kita. Juga harus bangga dengan prestasi dan keberhasilan smk negeri 4 yang mana telah memberikan edukasi, dampak, nyata bagi kepentingan rakyat maluku tengah". tutup ketua dprd kabupaten maluku tengah. (LL, 1) 

Selengkapnya

Selasa, 02 Juni 2026

Gubernur Hendrik Lewerissa Dorong Penguatan Olahraga Masyarakat Demi Tingkatkan Kualitas SDM Maluku

Juni 02, 2026

Foto : Gubernur Hendrik Lewerissa Dorong Penguatan Olahraga Masyarakat Demi Tingkatkan Kualitas SDM Maluku

Ambon
, suaratabaosonline.com — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Maluku Masa Bakti 2026–2031. Agenda penting yang menjadi tonggak baru pergerakan olahraga masyarakat di bumi raja-raja ini berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (2/6/2026).


Prosesi pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KORMI Nasional, Adil Hakim, Ketua KORMI Maluku terpilih, Maya Baby Lewerissa, jajaran pengurus yang baru dilantik, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku.


Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menekankan bahwa pengembangan olahraga yang terorganisasi, khususnya olahraga masyarakat, harus menjadi fokus dan kepedulian bersama. Hal ini selaras dengan peta jalan pembangunan daerah yang tengah diusung oleh Pemerintah Provinsi Maluku.


“Salah satu visi dan misi Pemerintah Provinsi Maluku dalam kepemimpinan saya bersama Wakil Gubernur adalah meningkatkan kebugaran olahraga dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ini dua hal yang sangat penting untuk kita wujudkan,” tegas Gubernur Hendrik Lewerissa dalam arahannya.


Beliau juga mengingatkan kembali filosofi mendasar bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Menurut Gubernur, olahraga masyarakat bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga ruang interaksi sosial yang telah hidup dan mengakar di tengah masyarakat sejak usia muda melalui berbagai permainan tradisional maupun aktivitas komunitas.


Mengingat potensi besar Maluku sebagai daerah yang kaya talenta dan memiliki semangat olahraga masyarakat yang kuat, Gubernur menaruh harapan besar kepada kepengurusan KORMI Maluku yang baru. Ia meminta para pengurus, terutama yang berasal dari unsur OPD, untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan olahraga masyarakat serta mematangkan program kerja yang akan dijalankan ke depan.


“Saya berharap dengan kontribusi dari pembinaan ini, masyarakat Maluku senantiasa sehat, bugar, dan gembira. Mari kita pastikan keluarga Maluku inklusif dan bisa terus berkarya,” tambah Gubernur Hendrik Lewerissa yang juga merupakan Ketua Porgasi Maluku.


Pada kesempatan yang sama, Ketua KORMI Nasional Adil Hakim mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku. Ia menegaskan bahwa KORMI hadir dari, oleh, dan untuk masyarakat guna mendukung produktivitas serta membantu menurunkan beban jaminan kesehatan negara melalui Gerakan Indonesia Aktif.


Sementara itu, Ketua KORMI Maluku Masa Bakti 2026–2031, Maya Baby Lewerissa, menyatakan optimismenya untuk membawa olahraga rekreasi semakin dicintai masyarakat dan mewujudkan masyarakat Maluku yang lebih bugar.


Dengan pelantikan ini, KORMI Maluku siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menggerakkan masyarakat hidup aktif, sehat, dan positif secara berkelanjutan. (Rdks) 

Selengkapnya

Tingkatkan Disiplin dan Pemahaman Regulasi, ASN Kodaeral IX Ikuti Penyuluhan Hukum

Juni 02, 2026

Foto : Tingkatkan Disiplin dan Pemahaman Regulasi, ASN Kodaeral IX Ikuti Penyuluhan Hukum

Ambon
, suaratabaosonline.com - Guna meningkatkan pemahaman regulasi serta penguatan disiplin personel terhadap aturan yang berlaku, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodaeral IX mengikuti Penyuluhan Hukum di Gedung Manggala Loka, Mako Kodaeral IX, Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Maluku, Selasa (2/6/2026).


Kegiatan yang mengusung tema "Penyampaian Hukum dan Hak ASN dalam Lingkup Militer" kali ini, dihadiri oleh Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Kodaeral IX dan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodaeral IX, serta diikuti oleh seluruh personel ASN di jajaran Kodaeral IX. 


Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dandenma Kodaeral IX, Letkol Laut (PM) Cholid Bambang Wahyudi.


Kadiskum Kodaeral IX Kolonel Laut (H) Harjanto, S.H., selaku pemateri memberikan pemaparan materi penyuluhan hukum secara komprehensif. Ada beberapa poin krusial yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut, diantaranya mengenai Bantuan Hukum Kedinasan. 


Dalam materi ini, diberikan edukasi mendalam mengenai tata cara serta hak-hak yang dimiliki ASN untuk memperoleh pendampingan hukum, seperti melalui Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) KORPRI, saat dihadapkan pada permasalahan hukum.


Selain itu, Kadiskum juga menekankan pentingnya Disiplin dan Kode Etik ASN. Jajaran personel diingatkan kembali mengenai aturan yang mengikat terkait kewajiban, larangan, hingga konsekuensi berupa sanksi administratif maupun pidana bagi siapapun yang melakukan pelanggaran disiplin.


Menurut Kadiskum, tujuan utama dari pembinaan disiplin ASN ini adalah untuk menjamin tegaknya tata tertib serta kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di lingkungan kerja.


Melalui langkah pembinaan ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja pegawai sekaligus membentuk aparatur sipil yang profesional, akuntabel, dan bermoral guna mewujudkan birokrasi pemerintahan yang bersih dan efektif di lingkungan Kodaeral IX. (Rdks) 

Selengkapnya

Senin, 01 Juni 2026

Kapolres SBB Diminta Tegas, Tangkap Pelaku Penbakaran Kios Milik Bripka. Rikson Siwalette

Juni 01, 2026

Foto : Kapolres SBB Diminta Tegas, Tangkap Pelaku Penbakaran Kios Milik Bripka. Rikson Siwalette

SBB
, suaratabaosonline.com - Pasca konflik pemuda di Huamual Ariate Tanah Goyang yang berujung pembacokan, berimbas ke pembakaran sebuah kios milik Bripka. Rikson Siwalette, yang terjadi tepatnya sekitar pukul 20 : 00 Wit, pada Sabtu 30 Mei 2026.


Ada spekulasi dan dugaan sentimen yang dilakukan oknum masyarakat Tanah Goyang dengan memainkan isu murahan mempersalahkan oknum Polisi Bripka. Rikson Siwalette yang adalah Bhabinkamtibmas Ariate. 


Dari informasi yang diterima media ini, aksi pembakaran kios milik Bripka. Rikson Siwalette oleh oknum masyarakat Tanah Goyang itu, diduga kuat ada keterlibatan nama seorang sosok awak media, yang diduga jadi dalang aksi pembakaran tersebut. 


Aksi itu dengan alasan menuding Bripka. Rikson Siwalette ikut terlibat dalam aksi pembacokan kepada warga Tanah Goyang oleh sekelompok masa dari Desa Ariate. 


Dugaan ini kemudian mencuat ke publik, dengan tuduhan Kapolda harus segera melakukan evaluasi besar - besaran terhadap kinerja Bripka. Rikson Siwalette yang diduga sengaja membiarkan aksi masa dari Ariate menyerang masyarakat Tanah Goyang. 


Setelah di kroscek, ternyata tuduhan dan dugaan itu salah kaprah, karena tidak berdasar yang mana saat kejadian aksi masa itu Bripka. Rikson Siwalette sendiri sempat melerai dengan mencegah aksi masa dari Ariate menuju Tanah Goyang, namun dengan lajunya kendaraan roda dua hingga tidak dapat dihentikan, namun sempat salah satu dari beberapa kendaraan itu sempat ditahan oleh Bripka. Rikson Siwalette dan menyuruh balik.  


Justru sebaliknya dugaan itu kepada oknum masyarakat Tanah Goyang yang mudah terprofokasi akibat insiden pembacokan tersebut. 


Pembakaran kios milik Bripka. Rikson Siwalette itu benar murni pidana yang harus ditindak tegas oleh pihak penegak hukum dengan tidak memberi ampun karena itu murni pidana, dan aktor di balik pembakaran tersebut sangat jelas dilihat dan diketahui semua mata yang berada di sekitar lokasi kebakaran. 


Kapolres SBB didesak bertindak tegas dan terukur segera menangkap otak biang kerok dibalik pembakaran harta milik Bripka. Rikson Siwalette, Kapolres diminta jangan diam namun bertindak cepat segera menangkap secara tegas guna pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. (***) 

Selengkapnya

BERITA LAIN