Masohi-,suaratabaosonline.com - Episiensi Anggan saat ini tidak mempengaruhi makan minum warga binaan di rutan kelas II B Masohi.
Hal itu disampaikan Kepala Rutan Masohi Idris Kelkoda di ruang kerjanya saat di konfirmasi oleh awak media suaratabaosonline.com, Pada minggu 28/6/2026.
Dirinya menjelaskan bahwa,"kenaikan BBM terkoneksi dan terkolaborasi dengan kondisi harga barang makan minum dan transportasi saat ini tetapi tidak mempengaruhi persoalan makan minum warga binaan di dalam rutan,- ucapnya
Kerena anggaran BAMA' (bahan makan) itu telah di tetapkan dan di anggarkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Hukum dan Ham (Kementerian IMIPAS) ."ujarnya
Selanjutnya Kelkoda mengatakan" jumlah warga binaan rutan kelas ll B Masohi sekarang ini mencapai 98 orang dan terhitung untuk satu warga binaan dalam sehari saja itu dapat di anggarkan dengan biaya makan minum dalam sehari sebesar 25000 (dua puluh lima ribu rupiah) terhitung tiga kali makan dan minum dalam sehari pagi,siang,dan malam."ungkap Kelkoda.
"Dan itu adalah merupakan hak mereka yang tidak bisa di salah gunakan oleh siapapun termasuk diri saya,karena dapat dikenakan sangsi hukum yang berlaku di negara kita ini,sebab itu adalah kejahatan dan Saya sangat berhati -hati karena bisa di pidanakan dengan pasal terkait korupsi"tegasnya
Meskipun demikian menyusul adanya Pemotongan anggaran yang terjadi dalam konteks kekinian, itupun kalau ada kelebihan anggaran 200- 300 juta kami harus kembalikan ke kas negara." Tutupnya (LL,01)
