SBB, suaratabaosonline.com - Masyarakat Desa Watui, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat angkat suara desak Inspektorat dan Kejari SBB segera periksa Kades Watui Yakobis Lesiala, diduga kuat menggelapkan ADD dan DD serta adanya dugaan spekulasi tanda tangan bendahara Desa guna proses pencairan.
Hal ini diungkapkan warga masyarakat Desa Watui yang enggan namanya di mediakan, lewat pesan Whatsaap-nya kepada media ini pagi tadi. Kamis 09/07/2026
Sumber menjelaskan" Kades Yakobis Lesiela hanya berfoya - foya dengan menggunakan kendaraan dinas milik Desa, dengan alasan urusan pemerintahan di Kecamatan Kairatu, dan Ibu Kota Kabupaten di Piru, tapi sebenarnya itu hanya spekulasi agar terlihat sedang kesibukan, padahal sebenarnya karena malas naik ke kampung atau Desa Watui. Ungkap sumber terpercaya
Dikatakan-nya" Cara - cara inilah yang membuat kuat dugaan ada keterlibatan istrinya dalam spekulasi tanda tangan bendahara pada beberapa waktu lalu saat proses pencairan ADD/DD. Beber sumber
Desa beralamat di hutan belantara, bukan-nya dengan ADD itu bisa merubah wajah Desa dengan melakukan pembangunan atau pemeliharaan pada Kantor Desa atau Balai Desa, namun sangat di sayangkan uang habis entah kemana, Kades sendiri tidak pernah nongol di kampung, dan kampung terlihat kumu, kantor Desa dibiarkan berserahkan tidak terurus. Jelas sumber terpercaya
Yang di lakukan staf dan masyarakat hanya rutin babat rumput di sekitar Kantor Desa saat rumput sudah menjulang tinggi, kantor Desa yang di bangun sejak tahun 90-an, sementara anggaran Dana Desa dan DD entah kemana larinya, tidak ada bukti pembangunan maupun pemberdayaan atau pengembangan pengelolaan ADD/ DD di dalam Desa selama ini.
Ironis-nya lagi bertahun tahun Kades bergaya dengan motor Desa namun tak kunjung injak kaki di dalam Desa.
Sumber mengatakan" Masyarakat kian resah, setiap hari mengeluh bagaikan anak piatu tak punya ayah, entah almarhum atau kabur tinggalkan anak - anak, masyarakat sendiri bingung, Kades dan ADD/DD bersamaan tak kunjung ada di Desa.
Masyarakat desak Inspektorat serius sikapi keluhan rakyat Desa Watui, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang selama ini tidak pernah menikmati ADD/DD, bahkan disinyalir adanya spekulasi tanda tangan demi mencapai sebuah pencairan ADD. Ujar sumber tegas
Diakhir keterangan-nya sumber menjelaskan" Jangan hanya Inspektorat, namun lebih bijak-nya jika Kejari SBB mengambil langkah cepat periksa Kades Watui dengan dugaan penggelapan ADD/DD serta penyalahgunaan, yang berujung pada indikasi korupsi, sumber juga menegaskan bahwa dalam waktu dekat masyarakat akan menyiapkan sejumlah dokumen dugaan korupsi dan penyalahgunaan ADD/DD, berupa laporan resmi dan akan segera laporkan ke kejaksaan Negeri SBB. Tutup Sumber terpercaya kepada media ini
Tidak hanya itu, sumber menegaskan, dalam waktu dekat masyarakay akan membuat laporan resmi dan akan laporkan ke Kejari SBB. (***)
